Senin, 05 Agustus 2013

Uruguay Sahkan Pernikahan Sejenis

Montevideo, Uruguay - Hari ini Senin 5 agustus 2013 negara Uruguay menerapkan aturan terbaru yaitu diperbolehkannya atau di sahkannya pernikahan pasangan sejenis. Undang-Undang Pernikahan Sejenis ini disahkan pada April 2013 lalu dan aturan tersebut baru saja diterapkan.

Artinya, Negara kedua terkecil di Amerika Selatan dan salah satu yang ekonomi dan politiknya paling stabil ini mempersilahkan pasangan sesama jenis melangsungkan pernikahan secara hukum. Seperti dilansir BBC, Presiden Uruguay Jose Mujica telah menandatangani UU Pernikahan Sejenis tersebut.


Tepat pada 7 April 2013 lalu, Parlemen Uruguay secara resmi melegalkan pernikahan gay dan lesbi atau pasangan yang menyukai sesama jenis setelah 71 dari 92 anggota legislatif yang hadir dalam rapat menyetujui keputusan tersebut. Hingga diputuskannya undang-undang baru tersebut maka Negara Uruguay sebagai negara Amerika Latin kedua, setelah Argentina, yang menyetujui pernikahan sesama jenis pada tahun 2010.

Sebelumnya di Meksiko, pernikahan sesama jenis telah disetujui di ibukota Mexico City sejak 2009. Kemudian antara lain Kanada, Spanyol, Swedia serta sejumlah negara bagian di Amerika Serikat. Negara terbaru yang menyetujui adanya pernikahan sesama yakni Selandia Baru dan Prancis.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Uruguay mengizinkan seorang homoseksual untuk bergabung dalam serikat sipil dan angkatan bersenjata. Juga memperbolehkan praktik adopsi untuk pasangan gay. Kini aturan itu semakin mantap dengan diperbolehkannya UU tersebut.

Sumber : google

Kamis, 23 Mei 2013

Pembunuhan sadis di London

Woolwich, London Tenggara - Dua pria berkulit hitam menyerang seorang pria di dekat Royal Artillery Barracks di Woolwich sebelah tenggara London pada rabu sore kemarin. Dan ternyata korban pembunuhan membabi buta tersebut adalah seorang tentara. Pertama, mereka menabrak seorang pria, dianggap sebagai tentara Inggris, dengan mobil di siang bolong. Kemudian mereka menyerangnya menggunakan pisau daging sampai mati dan tubuhnya diseret dari trotoar kemudian dibuang di tengah jalan di tenggara London.


Setelah melakukan pembantaan salah satu dari dua penyerang berkata menghadap kamera, "Kami bersumpah demi Allah kita tidak akan pernah berhenti memerangi Anda sampai Anda meninggalkan kami sendirian," katanya dengan aksen London, dengan pisau terhunus. "Satu-satunya alasan kami membunuh orang ini ini karena umat Islam sedang sekarat setiap hari."

Terlihat pelaku juga meminta maaf kepada para wanita yang menjadi saksi karena telah memperlihatkan  kejadian kejam itu. Setelah berkeliaran ditengah keramian saksi mata dia kembali ke korban yang sudah tergeletak di jalan bahkan menyuruh saksi-saksi mata untuk memotretnya. Banyak saksi yang melihatnya tetapi tdak berbuat apa-apa.

Setelah membunuh dan sengaja seperti ingin di beritakan di media  dengan tidak melarikan diri. Kemudian petugas datang. Kedua pelaku akhirnya ditembak oleh polisi karena berusaha menyerang. Dari kejadian ini, teroris alias muslim menjadi tertuduhnya. Tetapi Muslim Council Inggris mengutuk kejadian pembunuhan ini.

Sumber: google 

Minggu, 12 Mei 2013

Hukuman Penjahat Kelamin di Turki Dikebiri

Ankara, Turki - Sementara rakyat India bergerak menuntut hukuman gantung bagi para pemerkosa, Pemerintah Turki sedang mempertimbangkan hukuman berat, yang bakal memberi efek jera pada para penjahat kelamin kelas berat yaitu dikebiri. Sebuah draf berjudul, "RUU Kesehatan Reproduksi dan Pelecehan Anak" saat ini dalam proses untuk dijadikan UU, memuat aturan pengebirian secara kimiawi, terutama pada para paedofil.


Demikian laporan yang dimuat koran Turki, Todays Zaman, seperti dilansir situs Al Arabiya (31/12/2012).
Draf yang disetujui Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan itu mengusulkan, "intervensi medis untuk pelaku kejahatan seksual pada anak-anak serta narapidana yang secara klinis didiagnosis sebagai paedofil."
Namun, belum ada penjelasan implementasi teknis. Kementerian Kesehatan yang kemudian akan meru
muskannya.

RUU teranyar itu juga makin melindungi korban, dengan melepas syarat laporan ahli dari  Dewan Kedokteran Forensik (ATK) dalam kasus pemerkosaan untuk membuktikan bahwa psikologi korban telah terkena dampak negatif. Selain itu, para penjahat seksual juga akan menghadapi hukuman lebih berat. Khusus bagi paedofil dan pelaku seksual yang menargetkan korban penyandang cacat, ancamannya tidak main-main. Makin berat.

Draf juga mempertahankan aturan aborsi legal usia kandungan 20 minggu - dalam kasus korban pemerkosaan. Namun dalam RUU terbaru para dokter diimbau untuk meyakinkan korban untuk tak menggugurkan kandungannya. Sebaliknya, dokter yang melakukan aborsi ilegal diancam 8 tahun pidana.
Pengebirian bukan kali pertamanya diterapkan. Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman telah bereksperimen dengan pengebirian kimia bagi pemerkosa dan penganiaya seksual, khususnya bagi para residivis dan paedofil.

Bagaimana teknis pengebirian secara kimiawi itu? tidak seperti pengebirian bedah, di mana testis dihilangkan,  pengebirian kimiawi tidak mengebiri atau mensterilkan orang, tetapi hanya untuk mengurangi libido dan aktivitas seksual seseorang. Misalnya yang telah dilakukan di Korea Selatan. Seperti dimuat KBS, hukuman itu kali pertama dilakukan atas pria bermarga Park, berusia 45 tahun itu pada tahun 2002 dijatuhi hukuman 3 tahun penjara dan tambahan 7 tahun di sebuah rumah tahanan.

Sebelumnya, dia telah dipidana 3 kali atas tindakan pemerkosaan secara berulang kali dan waktu hukuman di penjaranya akan berakhir pada akhir Juli mendatang. Melalui diagnosa, Park dinyatakan mengidap penyakit paedofilia dalam pemeriksaaan mental yang dilaksanakan sebelum pembebasan. Untuk itulah, dia diperintah untuk dikebiri secara kimiawi. Park juga mengenakan gelang kaki penanda selama 3 tahun dan dilarang keras memasuki arena fasilitas untuk anak-anak.

Sumber: google

 
Info Wanita | Lirik Lagu Indonesia