Jumat, 18 Mei 2012

Pusat Rehabilitasi Narkoba Terpanggang

Pusat Rehabilitasi Narkoba Terpanggang - Peristiwa memilukan terjadi di luar negeri, tepatnya di Peru. Empat belas pasien sebuah pusat rehabilitasi narkoba di kota Chosica, Peru, tewas terpanggang setelah api melalap habis bangunan tempat mereka dirawat. Mereka tak bisa lari menyelamatkan diri karena kamar mereka dikunci dari luar dan jendela kamar dipasangi teralis besi.

Sebagian besar korban tewas sedang berada di kamar masing-masing di lantai dua pusat rehabilitasi itu saat kebakaran terjadi, Sabtu (5/5/2012) pagi waktu setempat. "Pintu-pintu (kamar) terkunci dan jendela-jendela di lantai dua dipasangi teralis. Tak mungkin bagi mereka untuk keluar menyelamatkan diri," tutur Fernando Campos, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Chosica. Kota itu terletak sekitar 30 kilometer sebelah timur ibu kota Lima.

Pusat Rehabilitasi Narkoba Terpanggang


Satu-satunya penghuni pusat rehabilitasi yang selamat, Luis Zeballo, mengatakan, dia mulai mencium bau asap, merasakan hawa panas, dan langsung lari dari kamarnya. "Saya mendengar penghuni lain berteriak minta tolong saat saya sudah di lantai bawah," katanya.

Penyebab kebakaran belum diketahui. Namun, para tetangga pusat rehabilitasi itu mengaku mendengar kegaduhan dan suara-suara pertengkaran antar penghuni di pusat tersebut sebelum api muncul.
Tragedi ini terjadi hanya tiga bulan setelah sebuah pusat rehabilitasi lain di Lima terbakar dan menewaskan 29 orang di dalamnya.

Organisasi pencegah penyalahgunaan narkoba CEDRO mengatakan, ada sekitar 260 pusat rehabilitasi yang menangani para pencandu narkoba dan alkohol di Peru. Namun, hanya sekitar 20 persen dari jumlah tersebut yang memiliki izin resmi dan tenaga kerja terlatih untuk menangani para pencandu.

Sumber: internasional.kompas.com

Jenazah Mantan Menteri Ditemukan di Sungai

Jenazah Mantan Menteri Ditemukan di Sungai - Berita kriminal di luar negeri kembali terjadi, tak tanggung tanggung hal ini terjadi pada mantan menteri. Mayat mantan Menteri Perminyakan Libya Shukri Ghanem, yang membelot dari rezim Moammar Khadafy, ditemukan Minggu (29/2/2012) di Sungai Danube. Demikian dikatakan polisi Austria dalam sebuah pernyataan.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya," kata juru bicara kepolisian Roman Hahslinger, Minggu, seraya menambahkan, "mungkin ia merasa tidak sehat sehingga tercebur ke dalam air."

Otopsi akan dilakukan untuk menetapkan penyebab kematian mantan menteri itu. Sebelumnya, kantor berita APA melaporkan, Ghanem ditemukan tewas di apartemennya dan diduga menderita serangan jantung.
Kantor berita itu merujuk pada informasi yang dikatakan ahli Islam Amer al-Bayati yang memperoleh keterangan itu dari keluarga Ghanem. "Jenazah Ghanem mungkin dimakamkan di Libya," kata APA mengutip Bayati.

Jenazah Mantan Menteri Ditemukan di Sungai


Ghanem (69) menjadi menteri perminyakan pada periode 2006-2011. Dia kemudian melarikan diri ke Wina setelah menyatakan membelot dari pemerintahan Khadafy. Dewan Transisi Nasional (NTC) memelopori pemberontakan untuk menggulingkan pemerintahan Khadafy tahun lalu. Selama konflik, dewan itu mengatur permasalahan kawasan timur Libya yang dikuasai pemberontak serta melobi keras untuk pengakuan diplomatik dan perolehan dana untuk mempertahankan perjuangan berbulan-bulan dengan tujuan mendongkel kekuasaan Khadafy.

Negara-negara besar yang dipelopori AS, Perancis, dan Inggris membantu mengucilkan Khadafy serta memutuskan pendanaan dan pemasokan senjata bagi pemerintahnya sambil mendukung dewan pemberontak dengan tawaran-tawaran bantuan. Libya era Khadafy digempur pasukan internasional sesuai dengan mandat PBB yang disahkan pada 17 Maret 2011.

Sebanyak 21 kapal NATO berpatroli aktif di Laut Tengah sebagai bagian dari penegakan embargo senjata terhadap Libya pada saat itu. Aliansi 28 negara itu sejak 31 Maret 2011 juga memimpin serangan-serangan udara terhadap pasukan darat rezim Khadafy. Resolusi 1973 Dewan Keamanan PBB disahkan ketika kekerasan dikabarkan terus berlangsung di Libya dengan laporan-laporan mengenai serangan udara oleh pasukan Khadafy, yang membuat marah Barat.

Khadafy (68), pemimpin terlama di dunia Arab yang telah berkuasa selama empat dasawarsa dan bersikeras akan tetap berkuasa meski ditentang banyak pihak, diumumkan tewas oleh kelompok pemberontak NTC pada Kamis (20/10/2011). Keresahan internasional meningkat berkaitan dengan kondisi tidak jelas seputar kematian Khadafy yang tampaknya dieksekusi setelah kota asalnya, Sirte, dikuasai pasukan NTC pada 20 Oktober. Sejumlah pihak, termasuk Ketua Komisi HAM PBB Navi Pillay, menyerukan penyelidikan untuk mengetahui kebenaran seputar kematian orang kuat Libya itu.

Sumber: internasional.kompas.com

Jumat, 11 Mei 2012

Video Ibu Menyiksa Bayinya

Video Ibu Menyiksa Bayinya - Ada video yang sangat mengejutkan, bikin nangis, sebel, marah, geregetan, dan ikut mau nyiksa orang (nyiksa mamaknya). Seekor harimau saja tidak akan memakan anaknya sendiri apalagi menyiksa habis habisan. Awalnya video ini beredar dari facebook (kurang jelas nama akunnya) admin kurang paham awal cerita apakah sang ibu stress tingkat tinggi karena di perkosa dan pernah di siksa atau apakah sang ibu sedang kesurupan, yang jelas wanita muda ini terlihat sangat benci pada anaknya hingga tega menyiksa bayinya yang kabarny baru berumur 7 bulan.

ibu menyiksa bayinya


Video ibu menyiksa bayi ini sangat tidak mencerminkan kasih ibu sepanjang masa, sangat tidak mencontohkan hal yang baik. Dimana seharusnya seorang ibu menyayangi dan mengasihi anaknya tapi wanita ini sebaliknya. Perekam video ini juga mungkin sudah kehilangan akal sehat, menyebut asma allah tapi dia tidak berbuat apa apa untuk menolong bayi yang di siksa ibunya. Apakah sang perekam cacat hingga tidak bisa menolong? itu menjadi tanda tanya  bagi admin dan mungkin teman teman juga.

Entah cerita apa di balik video ini tapi tetap saja hati begitu terenyuh melihat seorang bayi yang tidak bersalah (bayi ga tau apa apa dan ga salah apa apa loh) di pukuli wajah, kepala, kaki bahkan badannya di tendangi. Sangat tidak manusiawi sekali, oya kabarnya video ibu menyiksa anak ini dari negeri tetangga, di lihat dari logat bicara sang perekam.

Ok pe pe mi mir sa sa...kita simak yuk video nyebelin ibu menyiksa anaknya. Cekidot!!!

 

 
Info Wanita | Lirik Lagu Indonesia