Minggu, 25 Mei 2014

Strategi Jokowi Cegah Korupsi Haji

BANJARMASIN - Bakal calon presiden Joko Widodo mengatakan bahwa penyelenggaraan haji di Indonesia rentan akan tindak korupsi. Oleh sebab itu, harus ada pembenahan serius pengelolaannya agar tidak terjadi korupsi. Ditemui di sela safari politiknya di Bandara Sjamsoedin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (25/5/2014), Jokowi mengaku telah memiliki strategi untuk mencegah aksi korupsi dalam penyelenggaraan haji di Indonesia.





"Semuanya harus di E-kan (elektronik). Misal, E-Budgeting, E-Purchasing, auditnya pakai E-Eudit dan lain-lain. Itu yang dibangun," ujar Jokowi.

Diketahui, E-budgeting dan E-purchasing telah diterapkan di Jakarta. Lewat sistem elektronik itu, pelelangan barang atau jasa dilaksanakan secara terbuka dan online. Sistem itu dinilai meminimalisasi tindakan penyelewengan dana.

Pria yang masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta tersebut mengatakan, jika sistem elektronik itu sudah dibangun, pemerintah tinggal menerapkan manajemen kontrol dan pengawasan yang ketat. "Jangan tergantung pada orangnya, tapi sistem dulu," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan, penyelenggaraan haji di Indonesia harus berorientasi pada azas manfaat umat Muslim. Dengan pembenahan manajemen penyelenggaraan haji dan umrah, Jokowi berharap umat Muslim mendapatkan manfaatnya.

Sumber: KOMPAS.com

Seorang wanita Nekat Melompat Dari Angkot

Medan - Selepas jam tugas di Suzuya Marelan, Tika pulang ke rumahnya di kawasan Simalingkar. Seperti hari-hari biasanya, ia pulang dengan menumpang angkot line 110. Tapi kali ini sopir angkot ini melarikan mobilnya dengan ugal-ugalan. Tancap gas, lantas berkali-kali menginjak rem secara mendadak. Menurut Tika, sejak ia naik di depan gerai Suzuya, sopir angkot ini tidak menaikkan penumpang lain lagi selain dirinya. Tika Ramaidah (20) mulai panik. Ia makin takut ketika teriakannya meminta mobil diberhentikan, tak dihiraukan oleh sopir angkot tersebut.



"Terakhir ada penumpang ibu-ibu, merepet (mengomel) sama sopir itu. Si Sopir nggak terima. Mereka sempat bertengkar hingga ibu itu pun memilih turun. Sudah begitu, sebelum ibu itu benar-benar turun, si sopir langsung menekan gas. Kencang kali. Untung nggak tersungkur ibu itu ke aspal," katanya.
.
"Tiap hari seperti ini, Bang. Pulang pergi naik angkot. Tapi baru sekarang aku mengalami peristiwa begini," katanya pada wartawan di Mapolsekta Medan Baru, Sabtu (24/5/2014) sore.

Sendirian di dalam angkot yang dikemudikan secara berangasan, pelan-pelan kekhawatiran melanda Tika. Saat angkot hendak berbelok ke kawasan Nibung Raya, dia makin terkejut sebab ruas jalan ini tidak termasuk line 110.

"Waktu saya tanya, dia bilang mau mutar. Makin curigalah saya, Bang. Lalu saya bilang, 'ya, sudah, kalau begitu pinggir sajalah'. Tapi dia terus saja jalan. Saya kira dia nggak dengar, maka saya bilang sekali lagi. Tapi sampai saya teriak-teriak bilang 'pinggir', nggak juga dipinggirkan. Malah angkot itu lajunya seperti makin kencang," kata Tika memaparkan.

 Khawatir akan keselamatannya, perempuan yang juga kuliah di USU ini nekat melompat. "Pas dekat Polsek tadi agak lambat lajunya karena banyak mobil. Saat itulah saya langsung lompat. Begitu saya terguling, langsung tancap gas lagi angkotnya," ujar Tika.

Kanit Reskrim Polsekta Medan Baru, Iptu Alexander Piliang, mengatakan belum mengetahui adanya laporan Tika. "Mungkin ada. Saya sedang tidak di tempat ini. Saya cek dulu, ya," kata Alex lewat sambungan telepon selular.

Sumber: KOMPAS.com

Selasa, 13 Mei 2014

Alphard Tabrak Balita Di Bandara Juanda

Sidoarjo, Jawa Timur - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Terminal Dua, Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Sebuah mobil Toyota Alphard nomor polisi S 1771 NG yang dikendarai Agus Winarno, menerobos lobi bandara dan menabrak Raffi, bocah umur tiga tahun hingga tewas, Selasa (13/5) pukul 08.45 WIB.


Kasatlantas Polres Sidoarjo AKP Tommu Ferdian menjelaskan kronologi kecelakaan maut tersebut:

Semula Toyota Alphard yang dikendarai Agus berjalan dari arah barat ke timur pada lajur sebelah kiri. Selanjutnya pengemudi berhenti di depan lobi keberangkatan, setelah menurunkan penumpang. Tiba-tiba mobil itu berjalan kembali dan serong ke kiri, sehingga menabrak bagian belakang Mobil Honda Accord nopol W-1-AP di depannya.

Kemudian Alphard itu masih tetap berjalan dan naik ke atas teras keberangkatan, selanjutnya menabrak satu keluarga yang sedang duduk-duduk di teras lobi keberangkatan. Satu orang terlindas, yakni bocah berumur 3 tahun, dan tewas seketika di bawah Toyota Alphard.

"Mobil Toyota Alphard berhenti setelah menabrak trolley dan membentur kaca depan lobi keberangkatan. Akibat kecelakaan itu satu orang meninggal dunia, 3 luka ringan, selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit TNI-AL Dr. Soekiatno Tjahja Puspenerbal Juanda," kata Tommy.

Sumber: Merdeka.com

 
Info Wanita | Lirik Lagu Indonesia